Bab 139: Meminta Bantuan

1697 Kata

Kamar Louis terasa sedikit sesak. Begitu aku masuk ke dalam, pria itu izin pergi ke toilet untuk berganti pakaian. Dia akhirnya mengenakan kemeja kotak-kotak sederhana yang dipadukan dengan celana panjang serta sebuah jaket abu-abu sebagai pelapis luar kemejanya. Pakaian yang simpel itu terlihat sangat nyaman. Setelah itu, dia menuangkan secangkir air panas untukku dan perlahan aku menyesapnya agar rasa dingin yang sejak tadi membalut tubuhku segera sirna. “Kenapa kamu di sini?” Louis bertanya dengan ekspresi bingung. Ketika mendengar itu, tanpa sadar muncul perasaan marah di hatiku. Pertanyaan Louis seolah memaksaku mengingat kembali hal memalukan yang baru saja aku alami. Beruntung aku bisa mengendalikan emosi ini dengan cepat. Jelas-jelas dia sudah berbaik hati mau membantuku, untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN