Bab 20 : Dokter Gila

1642 Kata

Cepat! Cepat masukkan … aku menginginkannya! Aku memejamkan kedua mataku dengan susah payah. Aku menggigit bibirku kuat-kuat. Tubuhku yang sensitif dengan sentuhan pria membuatku seperti perahu yang digoyang ombak dan bergolak. Aku berharap ada badai hebat yang menelanku! Jari dokter itu menyentuh bibirku dan dia berkata, “Kau merasa tidak nyaman, kan? Kau ingin aku memuaskan hasratmu, kan? Suamimu tidak bisa memuaskanmu, aku benar-benar menyayangkannya.” Aku membuka bibirku dan menatapnya kesakitan. Ingin rasanya aku meneriakkan suara hatiku. “Kau mau bicara? Setelah efek obat sudah habis, kau bisa bicara. Jangan khawatir, Sayangku,” ujar si dokter c***l. Dia langsung menempelkan bibirnya ke bibirku. Napas seorang pria yang kurasakan ini seperti sebuah tali penyelamat, aku mengisap bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN