Hampir tengah malam namun Helen tidak bisa tidur karena memikirkan statusnya yang kini bukan gadis single lagi. Meski pernikahan mereka karena kejadian yang memalukan. Tak pernah ada rencana dalam hidupnya menikah karena ketahuan m***m. Dan sialnya mereka tidak benar-benar m***m. "Kok sial sih? Emang gue beneran pengen m***m gitu?" Helen bergidik saat membayangkan dirinya memang benar-benar m***m dengan Nathan, "ganteng, sih. Sayangnya masih bocah." "Eh! Kenapa kesannya gue pengen banget m***m sama dia, sih?" Helen berguling-guling di kasur dan melampiaskan kemarahan dengan meremas guling yang sedari tadi di pelukannya. "Argh ...!" Helen mengacak rambutnya kasar, "setiap ketemu tu bocil, kenapa gue selalu sial?" gumamnya sembari memeluk guling yang sedari tadi menjadi sasaran kemarahan

