Sudah seminggu sejak kejadian itu, hubungan keduanya semakin memburuk. Bahkan, Helen sudah tidak pernah mengantarkan Nathan untuk sekolah. "Helen. Kenapa nggak turun buat sarapan? Kenapa juga kamu nggak mau antar Nathan ke sekolah?" Sofia yang penasaran menghampiri putrinya itu di kamar. Helen masih di dalam kamar, memeluk gulingnya dengan mata terpejam. Beberapa hari ini sudah tidak mau sarapan bareng. "Helen nggak laper. Dan juga biar bocil berangkat sendiri, Ma. Dia udah gede kok." Helen tak mau beranjak dari posisinya. Dia bahkan tak berniat untuk membuka matanya. Sofia bingung dengan apa yang terjadi. "Kalau kamu nggak mau nganterin Nathan, maka semu--" "Mau nyabut semua fasilitas Helen, Ma? Cabut aja. Helen udah nggak mau peduli!" Helen bangkit dari tidurnya, masuk ke kamar mand

