Enam belas

3514 Kata

Author Pov Zevana tampak sedang gelisah. Sudah dari lima belas menit yang lalu dia tidak ada hentinya mondar-mandir di tempat sambil menggigiti ujung kuku-kuku tangannya. Kegelisahan itu di sebabkan oleh sikap anehnya Rumy. Lelaki itu seperti sedang ingin menghindar dari dirinya, ntah alasannya apa yang jelas Zevana merasa tidak enak hati jika menghadapi situasi yang seperti ini. KLEK Zevana mendadak berhenti melakukan aksi mondar-mandirnya ketika pintu kamarnya di dorong terbuka dari luar. Kepala Kiki sang mama mertua pun menyembul di celah pintu di iringi dengan senyuman lembutnya khas seorang ibu. "Mama" gumam Zevana pelan "Mama ganggu kamu gak sayang?" Tanya Kiki sembari melebarkan pintu dan berjalan santai menghampiri sang menantu Zevana lantas menggeleng, "Engga sama sekal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN