Andrew tersenyum ketika mengingat kilas balik itu. Jemima serta pertemuan pertama mereka yang merepotkan. Andrew tak membayangkan jika pertemuan yang dia anggap sebagai kebetulan yang merepotkan, ternyata menjadi takdir yang tidak dapat terelakkan. Andrew kembali mengingat saat-saat dimana ia bertemu dengan orang tua Jemima untuk yang pertama kalinya. Saat itu, Andrew merasa sangat gugup hingga tidak bisa mengucapkan salam dan memperkenalkan diri dengan benar. Padahal, bertemu dengan investor terbesar di perusahaannya saja Andrew tidak merasa gugup. Sangat menggelikan. Waktu itu, Andrew datang bersama Jemima dari New York ke Florida karena paksaan orang tua Jemima yang menginginkan bertemu pasangan Jemima. Tentu saja Andrew terkejut mendengarnya.

