Dengan cepat, Adrew membawa Jemima ke rumah sakit terdekat. Saat sampai, Jemima langsung mendapatkan kamar rawat. Adrew memegang tangan Jemima yang begitu dingin, Adrew mendapatkan butiran bening yang turun dari mata Jemima. Ya, itu air mata Jemima. Adrew juga pusing dengan keadaan yang sekarang, dia juga terus kepikiran. Apakah ini waktu yang tepat untuk mencari anak Jemima? Sedangkan keadaan Jemima saja seperti ini. Kadang Adrew sendiri merasa sangat egois. Jemima perlahan membuka matanya, dia melihat wajah Adrew yang sangat mengkhawatirkannya dirinya. Jemima berusaha bangun. Dia terdiam. Dia menghapus air matanya, dan menatap ke arah Andrew. "Aku gagal menjadi seorang ibu, aku ... ak—" "Enggak." Andrew memeluk Jemima. "Semua terjadi begitu saja, tanpa kita ketahui. Memang penyes

