Bab 44

1022 Kata

Jovic tersenyum saat Jemima berhenti menangis. "Apa kau bisa bercerita, kenapa dirimu bisa seperti ini?" tanya Jovic. Jemima menatap lekat mata Jovic, penuh makna saat tatapan mereka bertemu. Jemima yang sadar akhirnya memutuskan kontak matanya dengan Jovic. "Ayolah, santai aja. Anggap aku ini temanmu, seperti dulu. Okey?" tanya Jovic. Jemima yang agak ragu, langsung menganggukkan kepalanya. Jemima menghembuskan napasnya pelan, lalu mulai bercerita. "Adrew marah, dan mungkin aku enggak bisa cerita soal kenapa dia bisa marah kepadaku," ujar Jemima. "Apa karena bau parfum itu?" tanya Jovic. "Jika itu, aku akan menjelaskan semuanya kepadanya secara langsung," ujar Jovic. "Jangan, semakin kau membahas itu. Semakin dia marah padaku, dan kau tau. Itu bukan bau parfummu,"ujar Jemima. Jov

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN