Bab 72

915 Kata

“Bagaimana sayang? Kau gugup kah hari ini?” tanya ibu Jemima, mempelai wanita kini sudah berada di gedung, sedangkan Andrew masih di rumah, dia masih mempersiapkan dirinya bersama rekan kerjanya menyiapkan diri untuk bersiap mengucap sumpah janji. Andrew melirik jam di tangannya, sudah waktunya dia berangkat. Dia berangkat menyetir sendiri, sedangkan rekan kerja lainnya mengikuti di belakang mobil beriringan. Macet di New York membuat Andrew sedikit frustasi, ini diluar perhitungan, dia menancapkan gas mobilnya menuju Empire State, dia sengaja mengebut, meninggalkan mobil rekannya yang di belakang karena terburu waktu. Andrew menyalip beberapa mobil di depannya, sampai dia bertemu dengan truck besar di depannya. Andrew hilang kendali, dia mencoba menginjak rem mobilnya, namun tidak bisa,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN