Rasa penasaran menghantui Jemima, seharian dia tidak bisa fokus. Dia melirik bangku Jovic, kosong. Ingin rasanya menceritakan kepada Jovic mimpinya semalam yang seolah mengatakan anaknya masih hidup. Namun, jika semua itu benar, siapa lelaki yang telah menyelamatkan anaknya? Jemima semakin penasaran arti mimpinya. Apakah mungkin anaknya masih hidup? Kalau saja memang mimpi itu benar, anaknya pasti sudah 3 tahunan. Jemima meraih kunci mobilnya dan berdiri menuju parkiran mobil. Satu-satunya cara untuk mencari tau kebenaran adalah datang ke panti asuhan itu. Jemima bergegas menuju panti asuhan itu dengan kecepatan penuh. Dia bahkan dengan lihai sekali menyalip mobil di depannya. Berulang kali orang lain membunyikan bel, namun Jemima mencoba mene Sesampainya di sana Jemima turun dari mobil

