BAB. 5 TERPURUK MIMPI BURUK (bagian 1)

1796 Kata

Lampu kuning. Kaila membaca semua menu peringatan. Segala sesuatu yang rusak dan mengacaukan sistem sedang dalam perbaikan secara otomatis. Hmmm, bagaimana Aku tahu semua akan aman-aman saja? “Lampu kuningnya menyala, Dok.” Lapor Kaila pada pejabat sector reactor nuklir. “Hoooo… ke mana saja … kau, Kaila?” Radyek menegakan kepalanya dengan berat dari atas meja. Di depannya beberapa buah monitor pengontrol menyala. “Lamphu kuningnya menyala… Kaila.” Kata Radyek seolah tak mendengar apa yang baru Kaila katakan. “Semua systhem sepherthinya bekerja dengan baik.” Kata Radyek mengelus dagunya. “Sepertinya. Coba lihat bagian ini, dok!” Kaila menunjuk sebuah aliran energi berwarna ungu. “Heuuuuhhh…” Radyek melenguh. “Doktor, Aliran itu tidak normal bukan?” “Ya. Thaphi aliran ithu thak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN