Perlahan tatapan Thea kembali pada Dieter. Dia menganggukan kepala sebagai jawaban atas pertanyaan pemuda itu. “Bagaimana bisa dia ada di sini?” Dieter menatap pria itu, merasa cukup familiar. Setidaknya mereka sepertinya pernah bertemu disuatu tempat, tetapi dimana tepatnya, Dieter sedikit melupakan fakta itu. “Aku menghadiri konferensi, kurasa kalian juga sama,” sahut Derek yang menjawab pertanyaan Dieter sembari melangkah mendekati mereka berdua. “Aku terkejut bisa melihatmu disini, Thea. Jadi kabar kalau kamu mencariku sampai ke kota ini benar adanya?” tanya Derek setelah sampai di sisi Thea. Thea mengangkat matanya, menatap suaminya dengan lekat. “Aku juga sama terkejutnya, tidak kuduga dari sekian banyaknya kesempatan aku justru malah bertemu denganmu secara tidak sengaja dis

