Gelisah

1445 Kata

Ketika Dieter keluar dari bangsal rawat inap, dia berpapasan dengan Derek. Pria tiu juga terlihat sama berantakannya dengan Thea, tetapi setidaknya dia tidak sepucat sebelumnya. “Sudah lebih baik?” tanya Dieter. Derek menggelengkan kepala. “Bagaimana keadaan Teddy?” “Sekarang dia sudah stabil dan akan membaik. Aku sekarang mau membelikan kopi untuk Thea, kamu mau?” tawar Dieter. “Aku ikut denganmu,” Derek kemudian melangkah bersama dengan Dieter. “Aku sekarang menyadari betul bahwa statement Thea soal aku adalah ayah yang buruk adalah benar,” ujar pria itu lagi setelah mereka melangkah agak jauh. “Jangan menghakimi diri sendiri hanya karena satu kejadian saja,” ujar Dieter sambil memesan dua gelas kopi. “Ini kali kedua aku mencelekai, Teddy,” Derek tertunduk lesu ketika pengakuan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN