66. Tak Boleh Runtuh

1615 Kata

Aku tidak menjanjikan dunia yang sempurna, Hanya kehadiran, dan tak pernah pergi. Saat kamu terbangun dalam gelap, Aku akan menjadi suara pertama yang kamu dengar. *** “Ada apa?” tanya Ankala karena mendengar derap langkah di depan kamar rawatnya. Zevana pun menoleh ke luar. Sudah beberapa saat berlalu dari jatuhnya Prabu yang memang jatuh di dekat ruang jaga perawat. Sehingga para perawat dengan cepat mengambil tindakan. “Para perawat, sepertinya ada pasien yang mungkin butuh tindakan cepat, aku lihat sebentar ya,” ucap Zevana. Ankala menggelengkan kepalanya dan memegang tangannya, “Di sini saja, dari tadi pagi perasaanku enggak karuan,” ucap Ankala. Zevana hanya mengangguk mengusap d**a Ankala dengan lembut. Sementara itu di luar dokter berlarian, perawat mendorong brankar, meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN