68. Tanpa Cinta Terlarang

1550 Kata

Jika suatu hari kamu bertanya, Mengapa aku tak pernah menyerah? Akku akan menatap matamu, Mata yang kini membawa jejak ayahmu. Lalu aku akan menjawab pelan, Karena cinta tidak selalu dimenangkan dengan bahagia, Terkadang dia menang dengan cara bertahan di masa yang paling sulit. *** Rumah besar itu akhirnya kembali terbuka. Gerbang besi hitam yang menjulang tinggi bergerak perlahan, berderit lirih. Mobil yang membawa Ankala dari rumah sakit melaju masuk, melewati jalanan panjang yang sisi kiri dan kanannya ditanami pohon. Begitu sejuk. Lalu mobil berhenti tepat di pelataran depan. Begitu mesin dimatikan, keheningan langsung turun seperti kabut yang menyambutnya dengan udara dingin. Sore itu terlihat tenang, langit biru yang mulai memunculkan semburat orange, cahaya matahari kee

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN