"Apa! Jadi dokter Keisya adalah cucu kepada Tuan Foster?" tanya Herman. Alangkah kagetnya pria paruh baya itu saat mendapatkan kabar yang sungguh mengejutkan. "Apakah kamu tidak salah memberikan aku informasi, Dokter Bambang?" tanyanya lagi dengan nada tegas serta tatapan tajam menusuk. Dokter Bambang, setelah selesai shift, bukannya langsung pulang ke rumah. Malah pria paruh baya itu datang ke mansion Herman sekadar untuk menyampaikan kabar mengejutkan itu. “Tidak hanya itu, Tuan, malah Dokter Lycan yang begitu misterius itu ternyata juga cucu sulung Tuan Foster,” lapor Bambang lagi dengan sungguh-sungguh. "Maksud kamu, apakah Keisya dan Dokter Lycan saudara?" tanya Herman, dan Dokter Bambang menganggukkan kepala dengan mantap sebagai jawabannya. “Tidak! Ini pasti ada yang salah! Tida

