Setelah izin praktek Keisya digantung karena masalah yang sedang terjadi, Adam yang semula sudah bisa bersikap ramah pada semua orang kini kembali bertransformasi menjadi pria dingin tanpa ekspresi. “Dok! Anda dipanggil ke ruangan Dokter Bambang,” ucap satu suara melalui interkom. Tanpa berlama-lama, Adam beranjak bangkit dari duduknya setelah mematikan daya laptop di atas meja kerjanya. Ia pun langsung melangkah keluar dari ruangannya memenuhi panggilan. Tak lama setelah Adam meninggalkan ruangannya, ia melewati jembatan layang dan menyusuri koridor rumah sakit. Hingga Adam akhirnya tiba di depan ruangan Dokter Bambang. Ia mengetuk dua kali sebelum membuka pintu. “Oh, Dokter Adam? Silakan duduk,” ucap pria paruh baya itu sembari membenahi letak kacamatanya yang agak melorot. Pria itu

