Diana membuka matanya karena sinar matahari mulai masuk ke kamarnya melalui celah-celah jendela kamarnya yang sudah dibukakan oleh mamanya sejak pagi tadi. Namun, saat ia akan bangkit dari tidurnya kepalanya serasa berdenyut sangat kencang dan rasa sakit yang ia rasakan itu membuat ia jatuh pingsan. Sinar lampu membuat mata Diana sakit, bau obat yang sangat menusuk hidung membuat Diana mual, dan sedikit sakit di bagian kepalanya. Mata Diana mulai terbuka sedikit demi sedikit, menatap setiap inci ruangan yang sedang ia gunakan untuk berbaring. Suara pintu membuat Diana terkejut, seorang pria paruh baya memasuki ruangan tersebut. Diana baru menyadari bahwa ini adalah kamar rawat inap yang ada di rumah sakit, dan sekarang yang berdiri di sampingnya dan tersenyum ramah menatapnya itu adalah

