BAB 15: KADANG JODOH ITU DI JEBAK

1270 Kata

SELAMAT MEMBACA *** Kama sedang duduk sambil ngobrol bersama Bu Marni, ketika ponselnya diatas meja berdering. Melihat nama Sari yang menelpon, Kama langsung mengangkatnya. Tidak biasanya, adik sepupunya itu menelpon. "Assalamu'alaikum." Salam Kama saat mengangkat panggilan Sari. "Waalaikumsalam. Mas Kama sedang dimana?" Tanya Sari langsung. "Di kos. Kenapa Sar?" "Pulang dulu bisa tidak?" Kama menghela nafasnya dengan pelan. "Kalau mau membicarakan masalah lamaran Sarah, tidak bisa." Jawab Kama langsung. "Bude sakit Mas. Sejak pagi katanya kepalanya berat," Kama langsung berdiri dari duduknya. Pindah keluar agar lebih leluasa berbicara. "Sakit apa? Orang kemarin masih ngomelin Mas kok," ucap Kama lagi. Bagaimana ibunya bisa tiba-tiba sakit, padahal dua hari yang lalu ibunya m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN