"Yang Lee?" Yin Lee tertegun dan bergumam lirih. Namun, adiknya itu hanya diam, ia lalu berjalan dan melewati Yin Lee begitu saja. "Hai, Yang Lee." Donny Gu yang melihat Yang Lee datang, jadi berdiri dan tersenyum. "Hai," sapa Yang Lee. "Kau keliatannya baru bangun," ucap Donny Gu melihat rambut Yang Lee masih acak-acakan dan juga gadis itu masih memakai piyamanya. "Hm." Yang Lee duduk di kursi lalu bersandar di sana. Ia keliatannya tidak peduli bahwa penampilannya begitu buruk saat ini. Rambutnya tidak rapi, mukanya pucat seperti kelelahan, dan bibirnya manyun seperti orang mau marah. Mengetahui bahwa Yin Lee diam-diam menemui Donny Gu, Yang Lee kembali sakit hati. Haruskah untuk urusan pria ia juga harus bersaing dan dikalahkan oleh kakaknya lagi? Mana yang benar-benar menjadi mil

