Yang Lee terkekeh mendengar kalimat Jackie Chan. "Ya, ya aku tau, aku bisa merasakannya," jawab Yang Lee. "Ehm, ya ... baguslah!" Jackie Chan garuk-garuk kepala di seberang sana. Apakah Yang Lee paham dengan maksudnya? Kenapa jawabannya sesantai itu? Hhh! Jackie Chan jadi menyesal sendiri. Seharusnya dia tadi tidak bilang sayang, harusnya ia bilang saja bahwa ia mencintainya. Kini, semuanya jadi ambigu. "Baiklah, apakah kau sudah lega sekarang? Aku sudah menelponmu jadi kau tak perlu khawatir lagi," ucap Yang Lee. "Eh, iya! Hehe. Lalu, apakah kau besok bisa masuk sekolah?" tanya Jackie Chan. "Ehm .... ya jika aku sudah merasa baikan pasti aku masuk, tapi ...." Yang Lee ragu-ragu untuk meneruskan pertanyaannya. "Tapi kenapa?" tanya Jackie Chan. "Ehm, tidak. Tidak papa!" "Oh, ya su

