Suara jangkrik serta desiran angin sore hari, membuat Reyna memejamkan mata. Perjalanan hutan ini sangat menenangkan daripada kejadian beberapa jam yang lalu, di saat dia tak sengaja bertemu dengan orang yang sangat ia hindari akhir-akhir ini. Hatinya gelisah, dia membuka mata sedikit demi sedikit, melihat ke jok depan tempat Reynand menyetir, pria tampan itu masih memasang wajah datar, memang atmosfer di dalam ruangan berubah seketika saat kejadian tadi. Reyna menghela nafas lesu, melihat ke arah Alvin yang terdiam terakhir melihat ke arah Felli yang matanya sudah terpejam. Reyna mulai memejamkan matanya kembali, tetapi untuk tidur rasanya tak bisa. Dia mengambil earphone yang ada di tas, menyetel musik lawas yang menjadi musik favoritnya akhir-akhir ini. Tempatkan aku pada peristiwa,

