"Bunda" panggil seorang wanita cantik, dengan balutan dress selutut berwarna putih bersih. Wanita itu terus menggumamkan kata bunda. Orang yang dipanggil Bunda pun berhenti berjalan lalu menoleh ke belakang, tepatnya ke arah asal suara yang memanggilnya bunda. Wanita yang dipanggil bunda itu nampak terkejut, dengan kehadiran Reyna. "Kenapa kamu ada disini sayang? Kamu harus kembali karena ini bukan tempatmu?" wanita itu tersenyum lembut lalu mulai berjalan perlahan ke arah Reyna. "Reyna capek bun, Reyna pengen ikut bunda aja." Reyna berusaha meraih tangan Vera-ibunya namun tangan itu tidak dapat diraih. setiap Reyna berusaha untuk menggenggam tangan itu. Maka hanya angan saja yang dapat ia genggam. Reyna menatap Vera dengan tatapan berkaca-kaca "Bunda, kenapa Reyna tidak dapat menyentuh

