"Astagfirullah, Vin! Cepet lo masuk mobil." Revin yang terkejut dengan perkataan Revin segera saja masuk ke dama mobil. Sebenarnya dia bingung dan bertanya-tanya dalam hati, ada apa dan kenapa Reynand menyuruh nya seperti itu. Saat keduanya sudah berada di dalam mobil, Revin segera melirik ke arah Reynand. "Kenapa Rey, emang nya ada apa?" "Jubah hitam!" jawab Reynand sambil menyalakan mobil nya dan mengendarainya dengan kecepatan sedang. "Hah apa jubah hitam? Bukannya mereka udah enggak ada ya?" tanya Valen menatap Reynand yang tengah menyetir mobil. "Ada lah, mereka juga sama seperti kita. Banyak keturunannya. Berarti benat, kita sudah berada di Jawa Barat, tetapi entah jalan mana. Kita harus husnudzan dan percaya sama Allah. Walau semisalnya kita sekarang ini lagi di sesat kan, semo

