BAB 38

1071 Kata

“ pucuk di cinta ulam pun tiba. “ Ucap seseorang yang entah kapan sudah berada di hadapan Zahra , sehingga membuat tubuh Zahra terasa melemas ketika mendapati wajah seseorang yang sangat di takutinya. Jendra orang yang telah berhasil memberikan begitu banyak luka dan juga trauma teramat mendalam pada Zahra. Terlihat jendra yang menampakkan senyuman simpul pada sudut bibirnya seperti memberikan isyarat yang membuat Zahra kembali mengingat sebuah masalalu yang sangat menyakitkan dalam hidupnya. Zahra tahu jika jendra adalah konsekuensi terbesar jika ia keluar dari apartemen putra , karena Zahra sangat paham dengan apa yang sebenarnya menjadi pusat keinginan jendra saat ini. Jendra masih selalu mengincar dirinya , Karena hanya kematian Zahra lah yang sangat di nanti-nanti oleh jendra.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN