Hikaru dan Eiko pagi sekali sudah berada di sekolah. Eiko sejak dari rumah sudah merajuk ingin dibelikan minuman yang ada di vending sekolah. “Ayo cepat pilih!” Hikaru sudah kesal, terlalu lama Eiko memilih minuman, entah melihat harganya atau rasanya. “Tunggu Karu, aku harus lihat satu persatu mana yang paling enak,” matanya awas memilih satu persatu minuman. “Aku hitung, satu… dua… tiga…” Trek… Eiko memencet dua tombol sekaligus. Lalu tidak lama langsung keluar satu botol diantara salah satu yang ia pilih. “Kamu kira jika memencet dua tombol yang keluar dua-duanya?” Dengan giginya yang rapi dan putih bersih ia memamerkannya pada Hikaru dengan tersenyum dan mengangguk “Iya.” Hikaru hanya menggelengkan kepala, “Sungguh kamu tidak tahu apa-apa tentang mesin ini ya,” walaupun dil

