Kangen temen

2175 Kata

Entah sudah barapa lama aku tertidur, niat hati tadi ingin santai sebentar nyatanya aku tertidur juga, mungkin karena beban hidup ku terlalu berat hingga membuat aku banyak pikiran dan aku sampai tertidur. “Ya tuhan, aku ingin seperti dulu lagi.” Lirih ku. Ku lihat jam di meja belajar, ini sudah pukul sembilan malam, aku belum makan dan perut ku sudah keroncongan ingin di isi. Aku beranjak dari ranjang ku, membuka pintu dengan perlahan takut orang rumah terganggu. Ku turuni anak tangga tanpa alas kaki. Sesampai ku di dapur tak ada makanan apapun di meja makan. Kaki ku melangkah ke kulkas, mencari sesuatu yang bisa aku makan. Benar saja ada buah di sana. “Untung saja ada ini.” Aku bicara sendiri sambill mengeluarkan beberapa jenis buah, aku bawa buah yang aku ambil ke wastafel, mencuc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN