Kena Marah

1412 Kata

          Kena Marah Benar saja firasatku, biasanya satpam yang membukakan gerbang, tapi kini lihatlah, dia sendirilah yang dengan susah payah dan dengan repotnya membuka gerbang. “Masuk.” Perintahnya, aku bisa melihat ada raut kemarahan di matanya. Bahkan lebih dari itu, aku bisa Mendengar dia menarik napas beberapa saat. Aku turuti perintahnya.         Ternyata ada satpam yang berdiri di belakangnya. Aku pun berhenti sesaat. “Kenapa kamu diam Vin?” tanyanya mendekati ku yang membelakanginya. Aku melirik sekilas pada petugas gerbang. “Mama bilang masuk VINA!” teriaknya. Aku terkejut bukan main, baru kali ini dia menyebut nama ku sekeras itu. Belum selesai dengan semua itu, dia kembali bersuara.       “MASUK VINA!” Teriaknya. Tanpa pikir panjang lagi aku berlari masuk, namun langka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN