"O-oh, itu, ini baru mau pulang," jawab Edward sambil menghela napas. Rekan kerja Edward sesama dosen itu tersenyum lalu melirik mobil pria tersebut. "Maaf sebelumnya, Pak, apa saya boleh menumpang sampai bengkel depan kampus? Kebetulan mobil saya mau saya tinggalkan di sini dan saya ambil mobil adik saya di bengkel," Edward mengerjap lalu melirik ke dalam mobil. Tidak tampak sama sekali Anya sedang berbuat apa. Bagus, artinya kaca mobilnya aman-aman saja dan apa yang mereka lakukan tadi tidak ada yang melihatnya. "Boleh. Silakan," ujar Edward. Anya mengernyit bingung saat seseorang membuka pintu penumpang di sebelahnya. Lalu mata wanita di luar sana terkesiap karena sosok Anya. Edward yang sudah duduk di sebelah Anya menoleh dan menggaruk tengkuknya. Pria itu sampai lupa memberitahu

