"Nanti telpon gue kalo lo udah mau selesai kelas," ujar Taqi pada Anya yang hendak keluar dari mobilnya. Anya berdeham lalu mencuri kecup di pipi Taqi membuat kembarannya mendengkus. Kalau ada yang melihat mereka dan tidak tahu hubungan keduanya, bisa dipastikan lambe kampus akan menggosipkan keduanya. "Lo jangan bikin masalah lagi, Nya!" "Bacot!" Taqi menghela napas karena Anya membanting pintu mobilnya dan berlalu pergi setelah melihat kedua sahabatnya. "Lo akhirnya dapetin dosen tampan incaran sejuta umat?" tanya Rachel pada Anya. Anya menatap Rachel dan Sani dengan senyum lebar yang menyebalkan. Sani menarik ujung rambut Anya yang tergerai membuat Anya terbahak. Perempuan itu berjalan mundur di depan kedua sahabatnya sambil menceritakan kegilaan apa saja yang dia buat sehingga

