"Anyaaaa!" Anya menoleh dan terkekeh saat Sani dan Rachel berlari heboh ke arahnya. Ini sudah terhitung 5 Minggu mereka tidak bertemu, karena Anya memang baru kembali ke tanah air seminggu yang lalu. "Kangen!" Sani memeluk Anya dengan rengekan manja membuat istri Edward itu mendengkus geli. "Debay-nya mana?" tanya Sani selanjutnya. Anya memutar bola mata kesal. Kedua sahabatnya sama saja dengan adiknya. Dikira bikin bayi jadinya segampang itu? Dengan gemas, Anya menggetok kening Sani membuat sahabatnya mengaduh kesakitan. "Lo coba dulu sana ngadon bayi, langsung jadi apa enggak," saran Anya. Sani menyengir lebar, lalu tubuhnya terdorong cukup kuat ke samping karena Rachel juga ingin memeluk Anya. "Kampret! Kuda banget tenaga lo," umpat Sani yang hampir saja tersungkur. "Tapi lo gemu

