Sepatu Putih

1627 Kata

Dimas menggelung lengan kemeja, pagi ini ia akan kembali mengajar di yayasan Indah Nuansa.Yayasan milik Bu Yasmin yang tidak lain adalah mertuanya.Tanpa relasi, ia di minta kembali untuk mengajar di sana karena pengajuan undur diri Dimas beberapa bulan lalu tidak di setujui oleh kepala sekolah. Ia membenarkan selimut yang masih menutupi tubuh Adelia, istrinya masih menikmati waktu istirahat di kasur.Entah karena kamar Adelia yang begitu nyaman atau bawaan hamil. " Dik, Mas berangkat kerja ya." Dimas menyentuh lengan Adelia berulangkali. " Hmmm," ia melengguh dengan mata masih tertutup. " Jangan tidur terus ya, bawa jalan – jalan biar ada asupan sinar matahari juga." Pesan Dimas sebelum keluar kamar. " Iya," jawabnya singkat. " Beneran lho Dik, jangan iya – iya aja." Adelia sebenarn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN