Happy Reading ^_^ *** Christopher sudah pergi. Dan pada momen yang sama, Chrystal merasakan ketakutan yang teramat dalam. Meski kenyataannya dia tidak pernah sendirian di setiap detiknya -ada pelayan dan bodyguard yang berjaga- tapi Chrystal tetap tidak merasa seaman saat Christopher ada di sisinya. Meski sulit untuk mengakuinya, tapi Christopher masih keluarganya. Dia suaminya. Dan tinggal bersama keluarganya membuatnya jauh lebih merasa aman dibandingkan dengan sekompi bodyguard dan juga pelayan. Dengan pemikirannya yang seperti ini, lalu haruskah dia menyetujui perkataan Christopher untuk kembali ke Indonesia saja? Tapi ketakutan itu membayangi Chrystal. Dia takut kembali menaruh harapan dan kecewa lagi. Dia baik-baik saja saat di Amerika dan kacau lagi saat memutuskan kembali ke I

