Happy Reading ^_^ *** Dan begitulah makan malam tersebut berakhir. Tidak ada candaan nakal atau pun rayuan sensual untuk sesegera mungkin naik ke salah satu kamar mewah di hotel ini. Benar-benar tidak seperti waktu itu. Mereka benar-benar makan dengan lahap dan mengobrol dengan baik. Sesekali Christopher memang melontarkan beberapa pujian, tapi Chrystal langsung mengabaikannya. Baginya, Christopher sekarang sedang bertransformasi menjadi b******n genit yang menargetkannya sebagai mangsa empuk. Tapi Chrystal tidak akan membiarkannya semudah itu. Perasaan Christopher tidak boleh berkuasa lagi di atas dirinya dan membuatnya kacau lagi. "Ada tempat yang ingin kau kunjungi lagi, Chrys?" Christopher menawarkan dengan mata yang terfokus pada jalanan yang ada di depannya. Ya, keduanya kini

