Alfard kembali setelah menerima telepon dari anak buah nya kalau salah satu resort mereka di kepulauan karibia terbakar. Hari mulai beranjak malam, ketika lampu-lampu taman mulai dinyalakan. Cahaya terang berwarna kuning itu tersebar indah di area taman yang dijadikan tempat pesta kali ini. Tiba-tiba Akira berjalan tergesa mendekati nya. Dengan suara pelan lelaki kepercayaan nya itu berbisik. "Tuan seperti nya para penjaga berkurang jumlah nya". Ucap Akira Alfard sendiri yang hendak memasuki kembali area pesta terpaksa menghentikan langkah nya. Dia menatap tajam Akira. Sebuah tatapan yang mungkin membuat orang lain ketakutan meskipun Akira yang sudah bertahun-tahun mengabdi pada Alfard. Ia tetep merasakan sedikit takut pada tatapan tajam pria itu. "Apa maksud mu?" Alfard berkat

