"Jadi, selama ini lo nggak dekat sama Dimas?" Naya menggelengkan kepala, tersenyum miris. Baru kali ini Naya mau membuka hatinya untuk orang lain, Naya percaya dengan teman-temannya itu. "Sejak Naya kecil, Naya cuman dekat sama bang Bakara, cuman dia doang yang bisa pahamin Naya dan selalu ada untuk Naya," Naya mengangkat pandangannya ke arah teman-teman yang sedang menatap ke arah mereka. Beberapa dari mereka sudah selesai makan sehingga dapat mendengar curhatan Naya dengan leluasa. "Tapi, gue bisa lihat Dimas itu khawatir sama lo kemarin Nay?" celetuk Kiki sebal. "Akhir-akhir ini Dimas memang berubah sikap sama aku, tepatnya semenjak aku ada masalah sama bang Bakara, tiba-tiba Dimas langsung merubah sikapnya perlahan. Tapi Dimas kembali berubah setelah Naya kenal sama Chandra, terny

