Tepat ketika Davin menghentikan mobil di halaman rumah, Oma langsung bergerak ke luar tanpa menunggu Davin membukakan pintu. “Sana pulang! Tanya ke Zara siapa bapaknya sebenarnya,” ucapOma sambil berjalan masuk. “Lah, kok disuruh pulang, sih. Kan aku tanyanya ke Oma.Kalau sama Zara dia bakal ngomel melulu.” Davin mengejar omanya yang berjalansangat cepat. “Oma,” rengek Davin. “Tunggu di meja makan. Kita ngobrol di sana.” Davin menurut. Beberapa saat menunggu omanya sambil menikmati makan malam. Lalu, Oma muncul dengan balutan piyama tidur. Davin masih menunggu, tetapi oma terlihat santai. Ia juga sengaja membuat rasa penasaran cucunya makin bertambah. Oma tidak menyantap makanan, hanya menikmati air putih. “Andianto Gunawan itu sopir pribadi oma.” Degh. Davin seperti tersengat aru

