Bagaksara Aku dan Vania hanya saling melemparkan tatapan, kita sama-sama bingung dengan perubahan orang-orang yang selama ini tidak kita lihat pergerakannya. "Apa mungkin mereka semua merencanakan sesuatu yang besar dan rahasia, Mas?" tanya Vania. "Aku sendiri tidak tahu, yang jelas saat ini mereka semua memang aneh." Aku berucap kesal. "Baiklah, kita kembali ke rumah Mama dan Papa saja, agar kita semua bisa istri istirahat," putusku kemudian. Bagaimana tidak, sudah beberapa hari ini tidurku tidak teratur hanya untuk mengurus semua masalah yang ada. Ternyata lagi-lagi kami ditinggalkan. "Sayang, ayo masuk!" ajakku kepada Vania dan Azka yang masih mematung. "Kenapa? Apa kalian mau menginap di sini?" "Aku mau masuk ke mobil, Mas, tetapi Azka malah menarik bajuku." Vania mengembuskan na
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


