Pagi ini langit Jakarta terlihat cerah. Setiap hari menjelang hari pesta pernikahannya, Aleesa menjalani serangkaian perawatan kulit. Aleesa ingin tampil sempurna di acara pesta resepsi pernikahannya. Sebenarnya ingin sekali ia meminta Tia untuk menemaninya perawatan, tapi sayang, Tia harus ke kantor pergi pagi pulang menjelang malam. Sampai saat ini, kantor belum menambah karyawan untuk menggantikan posisinya yang kosong. Sehingga semua tugasnya di bebankan kepada Tia. Tia tergopoh-gopoh menuju kantor, pagi ini ia bangun kesiangan. Tubuhnya terasa remuk karena beban pekerjaan yang berlebihan. Andaikan ada pekerjaan lain, pasti ia akan berhenti dari kantor itu. Tapi saat ini tidak ada pilihan selain mengerjakan tugas-tugasnya. “Selamat pagi, Mister.” Sapa Tia saat Jhon lewat di hadapanny

