Session 2 Part 4

1862 Kata

Mister Jhon kembali menutup pintu, lalu berjalan mengikuti Tia menuju meja kerjanya. “Tunggu sebentar, aku mandi dulu,” ujarnya. Tepat di depan Tia, Jhon melepas handuknya. Shontak Tia menjerit dan menutup mata dengan kedua tangannya, ngeri membayangkan pemandangan didepannya. “BULE GILAAA!!” teriaknya sembari balik badan. Jhon tertawa terbahak melihat reaksi Tia, lalu melempar handuknya menutupi kepala Tia. “Yakin nggak mau lihat? Ha?” goda mister Jhon mendekat. Jarak mereka hanya satu jengkal. Tia buru-buru mengambil busur jangkar yang selalu tersedia di tasnya untuk jaga-jaga kemungkinan terburuk. Sejak di bangku Sekolah Menengah Atas, Tia sudah terbiasa menyimpan busur jangkar dan gunting di dalam tas untuk jaga diri. Itu yang diajarkan guru karatenya di sekolah. Apalagi, ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN