Bab 103

1115 Kata

Marvin menghela nafas panjangnya, di jalan dia sebenarnya mengomel karena adiknya yang pelupa membuat dia sendiri yang akhirnya mengantarkan ponsel Lea kepadanya. Di jalan. Dia memgerutkan dahinya ketika melihat di pinggir jalan ada wanita yang dia kenal. Dia sebenarnya tadinya tidak ingin berhenti, namun entah kenapa dia penasaran dan akhirnya memundurkan mobilnya. Dia membuka kaca mobilnya yang membuat wanita itu melihatnya dan tersenyum. "Marvin." "Kenapa kau di sini?" Tanya Marvin kepada wanita iru yang sebenarnya adalah Livia. "Aku menunggu taksi," ucap Livia. "Mau ke mana?" Tanya Marvin. "Mau pulang, mobilku mogok." Ucap Livia yang menunjuk mobilnya di pinggir jalan. "Mogok kenapa?" Tanya Marvin namun Livia mengangkat kedua bahunya. Marvin keluar dari mobil dan melihat ker

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN