Catherine yang sebenarnya cukup terkejut dengan apa yang dilakukan oleh pamannya namun tersenyum tipis, dia bahkan memejamkan matanya dan membalas ciuman pamannya yang sudah mulai melumatnya. Max merasakan bibir Catherine yang dingin namun tidak membuat dia menghentikan aktifitasnya. Bahkan dia kehilangan akal dan semakin mempermainkan bibir Catherine yang membuat ciumam mereka menjadi memanas. Max benar-benar sudah terbawa suasana terlebih dia merasa menyukai bibir perempuan yang berstatus menjadi keponakannya ini Tangan Max bahkan tanpa sadar dan dengan instingnya sendiri mengelus pelan paha mulus Catherine. Tangan Catherine melingkar dengan manjanya di leher Max dan sedikit menekannya agar ciuman mereka semakin mendalam. Mereka berdua benar-benar menikmati ciuman mereka tanpa sada

