Jodi berjalan mendekati Risa, dan mendudukkan tubuhnya di samping gadis tersebut. "Kau ok?" Tanyanya iba. Risa segera mengusap kasar air matanya, dan berusaha tersenyum. Walau ketara sekali jika terkesan senyuman itu terlalu di paksakan. "Jangan berpura-pura baik-baik saja, jika nyatanya hatimu hancur," cerca Jodi. "Sungguh, aku tidak apa-apa, Jo," ucap Risa lagi, dengan senyuman yang mulai bergetar. Air mata yang tidak bisa di ajak kompromi sudah mengalir begitu saja dari pelupuk matanya. "Ck, kalau kau baik-baik saja, kenapa kau menangis hm? Kedua matamu tak bisa berbohong," Cukup sudah ketegaran yang di tahan oleh Risa. Gadis itu kini menumpahkan tangisannya. Risa terisak, sesenggukan. Jodi tersenyum miris. Meraih tubuh gadis di sampingnya, memeluknya. Membiarkan Risa menumpahka

