BTW II 71

1363 Kata

Risa berlari kesetanan, menelusuri panjangnya lorong rumah sakit. Ia mencari keberadaan sang kekasih, karenanya Garel harus berada di tempat ini. Gadis itu menangis di sepanjang jalan, ia merindukan sosok sang kekasih. Ia tak menyangka jika akan berakhir seperti ini. Suara langkah kaki itu terdengar melemah, seiring dengan sampainya gadis itu di tempat tujuan. Risa berjalan lemah, menatap semua sahabat serta anggota keluarga Fatony, yang kini juga menatapnya dengan pandangan tak mengenakan. "Bagaimana keadaan Garel?" Lirihnya. Tiada satu orang pun yang menjawab pertanyaan nya. Apa mereka semua marah padanya?. Yona menatap lesu ke arah Risa, gadis itu berjalan menghampiri gadis di hadapannya. Menyodorkan phonselnya. "Apa?" Tanya Risa bingung, menatap ke arah Yona penuh tanda tanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN