Hari ini, merupakan hari dimana pernikahan Risa dan Garel akan segera di laksanakan. Semua orang menyambut antusias, bersorak gembira. Tak sabar ingin segera melihat sepasang pengantin yang masih sibuk di dalam rumahnya. Risa memandang pantulan gambaran dirinya di depan cermin besar, di hadapannya. Sesekali berputar, dan kemudian cemberut. Memandang perut buncitnya. Tak lama kemudian, datang sosok pemuda yang sebentar lagi akan segera sah menjadi suaminya. Pemuda itu sudah terlihat begitu tampan dengan setelan jas berwarna putih, lengkap dengan riasan tipis yang sedikit terpoles di wajahnya. "Ada apa Sayangku?" Lembutnya, seraya merengkuh tubuh berisi sang calon istri dari belakang. Menatap pantulan mereka berdua di depan cermin. Risa masih cemberut. "Lihatlah! Aku tidak terlihat se

