BTW II 58

1347 Kata

Garel begitu frustasi, ia tak tau harus berbuat apa, di tambah sekarang ia di hadapkan dengan keluarga besarnya dan juga keluarga Rere. Ia tak bisa mengelak, Karena dirinya tidak bisa membuktikan bahwa ia tidak melakukan hal itu kepada Rere. "Aku tidak mau tau, Garel harus menikahi putriku secepat nya! Aku tidak ingin nama keluarga ku tercoreng," marah Bimo. "Tidak Pa, Garel tidak salah...ini hanya ketidak sengajaan saja," isak Rere, mencari simpati Garel. Meski dalam hati bersorak gembira. "Kau bodoh atau bagaimana ha? Dia sudah merenggut kegadisanmu," geram sang papa. Rere hanya bisa diam, dia sudah tak sabar ingin segera menikah dengan Garel. Sedang keluarga Garel, tak bisa berkutik lagi. Selain mengatakan 'iya' . "Baiklah, putraku akan segera menikahi putri mu," tutur Melisa, juj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN