BTW II 53

1341 Kata

Garel memasuki Mansion besarnya. Berjalan malas sembari melonggarkan kancing kemejanya. Pemuda itu mendengus sebal, kala melihat keluarga Rere sudah ada di kediaman nya. Ck! Mengganggu suasana saja. "Garel," panggil sosok gadis di sana. "Apa?" Ketusnya, persetan dengan tatapan tak suka kedua orang tua Rere di ruangan itu. "Kemana saja kau beberapa hari ini? Kenapa kau tidak ada di rumah?" Rengeknya. "Aku tinggal di apartemen, aku muak berada di rumah," alasannya. Melisa dan Rammon hanya bisa menghela nafas. Ia tau betul tabiat keras putra keduanya ini. Kedua orang tua Rere, sebenarnya ingin marah. Mereka tak terima melihat putrinya mengemis cinta seperti itu, tapi mau bagaimana lagi. Garel mau menyetujui keinginan nya saja, mereka sudah bersyukur. "Nak, bisa kau kesini sebentar?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN