Pov Rika Aku meraih kertas yang telah ia berikan, di situ tertera diagnosis dokter untuknya. Aku baca dan cerna isi dari diagnosis dokternya yang Dini berikan. "Positif? Kamu positif HIV? Jadi penyakit itu bukan penyakit sejenis kanker atau penyakit kelamin lainnya?" tanyaku sambil menelan salivaku. "Iya, aku juga baru melakukan sebagian tes, dan aku bahagia, akan menyusul Kak Della," celetuk Dini membuat mataku membulat. Tiba-tiba saja terlintas wajah Ayu, ia akan kehilangan kedua orang tuanya? Anak kacil yang tidak tahu menahu persoalan orang dewasa. Lantas, jika ia besar nanti mengetahui persoalan ini, apakah tidak kecewa pada kehidupan dan takdir. Aku sedikit mundur, dudukku kini bersandar dan memegang kepala. Ya Tuhan, ternyata Dini memiliki riwayat penyakit HIV dan tentunya su

