Bab 12

1121 Kata

Pov Hendra "Pelanggan apa sih? Kalau ngomong yang jelas!" tegasku tapi laki-laki itu malah pergi. Rika dan Dini pun melarang untuk mengejarnya. Kemudian, kusingkirkan tangan Dini dan Rika yang sengaja meleraikan perdebatan tadi. Lalu, aku bergegas ke rumah sakit untuk melihat keadaan papa. Ada rasa penasaran dengan apa yang kedua laki-laki itu bicarakan tentang Dini. Kenapa ia begitu dikenal banyak pria? Aku menginjak gas dengan kecepatan tinggi, meskipun pikiranku ini masih berada di cafe tadi. Namun, dari penuturan Dini dan Rika, aku sedikit terbuka dan merasa bersalah pada Mila. Sepertinya aku harus minta maaf atas segala kekhilafanku ini. Wanita yang bernama Dini tidak lain adik dari mantanku yang sudah meninggal. Penyebabnya pun aku sendiri, Bisa-bisa aku akan terus menerus d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN