Naya dan anaknya haris menjalankan rawat inap di rumah sakit setelah bebas dari sekapan naura. Lebih dari 24 jam mereka di sekap dan selama itu juga mereka sama sekali tidak mendapat asupan makan atau minum. "Maafkan aku nay. Maafkan aku" Raka tak henti hentinya mengucapkan kata maaf didepan naya yang saat ini terbaring dengan mata yang terpejam. "Hiks maaf" "Raka ?" Raka terkejut melihat naya sudah membuka matanya "aku dimana ?" tanya nya "Kamu sudah sadar ? Kamu dirumah sakit nay" Raka membantu nya yang ingin merubah posisinya menjadi duduk "Diman nara ? Dia tidak apa apa kan ?" "Gapapa. Nara baik baik saja. Maafin aku nay hiks maafin aku. Aku bodoh karena tidak bisa menjaga kalian. Maafin aku hiks" Tangan naya terangkat untuk menghapus air mata raka "jangan menangis. Ini bukan

